Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Lebah Mati Setelah Menyengat? Ini Faktanya

Anjasman Situmorang , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2020 |00:34 WIB
Benarkah Lebah Mati Setelah Menyengat? Ini Faktanya
Ilustrasi lebah. (Foto: Damien Tupinier/Unsplash)
A
A
A

SENGATAN lebah tentunya sangat menyakitkan dan terasa panas. Efek yang ditimbulkan bisa berupa bengkak kemerahan pada kulit hingga beberapa hari atau bahkan bermingu-minggu. Banyak orang yang beranggapan bahwa lebah akan mati setelah menyengat manusia. Apakah benar?

Dikutip dari Mental Floss, Rabu (21/10/2020), hal itu hanya terjadi pada beberapa jenis lebah. Lebah madu yang paling rentan mengalaminya, bukan tawon madu atau yellowjackets, ataupun lebah Honey Nut Cheerios. Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada lebah setelah menyengat?

Baca juga: Ditemukan 6 "Lebah Pembunuh" di Amerika, Petugas Lacak Sarangnya 

Saat lebah menyengat manusia, alat penyengatnya disekrup ke kulit seperti pembuka botol. Lebah terlalu lemah untuk menariknya keluar tanpa menyobek perutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement