Rencana tersebut untuk mengurangi biaya pengembangan Amur tidak lebih dari 70 miliar rubel atau sekira Rp13 triliun. Roket Amur direncanakan terbang pada 2026 dengan biaya per peluncuran sebesar USD22 juta atau lebih dari Rp300 miliar.
Baca juga: Teknologi AI Ini Diklaim Bisa Terjemahkan Langsung Film Asing
"Jika semua indikator kunci dari program Amur diterapkan, maka kami menyediakan sebagian besar peluncuran komrsial di kelas ringan dan menengah dengan roket baru kami," kata Direktur Eksekutif Roscosmos Alexander Bloshenko, seperti dikutip dari Space, Senin (19/10/2020).
Pencapaian itu mungkin akan membutuhkan waktu lama. SpaceX sudah menguji prototipe awal Starship, kendaraan besar yang dapat digunakan kembali dan diyakini sang CEO Elon Musk memiliki potensi merevolusi penerbangan luar angkasa melalui peluncuran yang sangat rendah.
Baca juga: Seorang Anak Temukan Fosil Dinosaurus Berusia 69 Juta Tahun
(Hantoro)