Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vaksin Covid-19 Berbasis Hiu Memicu Penolakan

Hantoro , Jurnalis-Selasa, 06 Oktober 2020 |18:05 WIB
Vaksin Covid-19 Berbasis Hiu Memicu Penolakan
Ikan hiu. (Foto: Gerald Schombs/Unsplash)
A
A
A

PARA konservasionis telah meluncurkan kampanye untuk mencegah penggunaan squalene yang diproduksi dari minyak hati ikan hiu sebagai vaksin virus corona (covid-19). Shark Allies, sebuah kelompok yang berbasis di Los Angeles dan berdedikasi untuk konservasi hiu serta pari, memulai petisi Change.org untuk menghentikan penggunaan senyawa dalam vaksin untuk memerangi covid-19.

"Menggunakan hiu dalam vaksin covid-19 adalah pandangan pendek, tidak dapat diprediksi, dan tidak berkelanjutan," jelas petisi tersebut, sebagaimana dikutip dari Fox News, Selasa (6/10/2020), "Ada alternatif yang lebih baik. Industri harus mendengarkan."

Baca juga: Hiu Albino Langka Ditemukan di Perairan Inggris 

Lebih dari 58.000 orang telah menandatangani petisi yang diluncurkan sekira satu bulan lalu itu.

"Shark squalene telah digunakan sebagai bahan utama dalam beberapa bahan pembantu untuk meningkatkan kemanjuran vaksin," tambah petisi tersebut.

"Squalene yang terbuat dari minyak hati ikan hiu paling sering digunakan karena murah didapat dan mudah didapat, bukan karena lebih efektif daripada sumber lain."

Ilustrasi virus corona. (Foto: Shutterstock)

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), adjuvan adalah bahan dalam beberapa vaksin yang menciptakan respons kekebalan yang lebih kuat.

Petisi Shark Allies memperingatkan bahwa penggunaan shark squalene dapat berarti potensi bencana bagi manusia dan hiu. Dengan catatan bahwa sumber daya tersebut tidak berkelanjutan atau tidak dapat diandalkan untuk produksi massal vaksin covid-19.

Baca juga: Nelayan Menjaring Hiu Abnormal dengan Tubuh Tanpa Kulit dan Gigi 

"Produksi hiu squalene membutuhkan ketergantungan pada populasi hewan liar yang terbatas. Sebagian besar spesies hiu sudah berada pada tingkat kritis dan tidak akan tahan terhadap peningkatan permintaan vaksin global," kata para konservasionis.

"Negara-negara penghasil hiu squalene mungkin akan segera membutuhkan minyak tersebut untuk vaksin mereka sendiri."

Mereka menambahkan, rantai pasokan hiu squalene belum pernah diuji pada tingkat yang dibutuhkan vaksin virus corona, juga menyuarakan keprihatinan tentang kontrol kualitas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement