Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Astronaut NASA Akan Ikut Pemilu dari Luar Angkasa

Farah Azka Gazali , Jurnalis-Rabu, 30 September 2020 |13:19 WIB
3 Astronaut NASA Akan Ikut Pemilu dari Luar Angkasa
Tim astronaut misi Crew-1 SpaceX dan NASA menuju ISS. (Foto: NASA)
A
A
A

AMERIKA Serikat menggelar Pemilihan Umum Presiden pada 3 November 2020. Tidak jauh dari itu, SpaceX bekerja sama dengan NASA akan meluncurkan misi Crew-1 SpaceX ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Melansir dari Space, Rabu (30/9/2020), para astronaut yang terlibat dalam misi tersebut akan tetap memberikan hak pilihnya di Pilpres AS. Mereka telah mengonfirmasi akan memberikan suara dari lintasan orbit.

Baca juga: NASA dan SpaceX Bekerja Sama Meneliti Batas Tata Surya 

Akan ada tiga astronaut yang mengikuti pemilu dari luar angkasa. Ini termasuk astronaut Michael Hopkins, Victor Glover, dan Shannon Walker dari misi Crew-1 SpaceX.

Tidak hanya itu, astronaut NASA Kate Rubins yang melakukan penerbangan lebih dahulu pada 14 Oktober juga akan turut serta.

"Kami semua berencana memilih dari luar angkasa. NASA bekerja sangat baik dengan lembaga pemilihan berbeda, karena kita semua memberikan suara dari lokasi berbeda. Tapi paling mudah bagi kita hanya mengatakan akan memilih dari luar angkasa. Jadi itulah yang akan kita lakukan," ucap Walker dalam konferensi pers.

Mengutip dari The Verge, sebelum melakukan penerbangan, astronaut NASA akan diminta mengisi Aplikasi Kartu Pos Federal. Aplikasi itu biasanya digunakan untuk anggota militer yang tidak dapat hadir memberikan suara dengan alasan menjalankan tugas.

Setelah disetujui, panitia dari daerah masing-masing akan memberikan file kepada NASA untuk uji coba.

Baca juga: Terinspirasi Kisah Nabi, Teddy Snada Usung Lagu "Uwais al Qarni"

Dalam pelaksanaannya, jika file uji coba sudah disahkan, maka kontrol misi NASA akan mengirim file tersebut kepada seluruh astronaut. Itu akan berupa PDF dan dikirim melalui e-mail pada hari pemilihan.

Setelah pilihan ditandai, file tersebut akan dikrim balik dan diserahkan kepada panitia dari wilayah asal masing-masing astronaut untuk penghitungan suara.

Pemilihan di luar angkasa sebenarnya bukanlah hal baru. Misi ini sendiri akan menandakan 20 tahun misi awak berkelanjutan, sehingga sejak awal hal demikian sudah diantisipasi.

NASA setidaknya sudah cukup berpengalaman untuk keadaan ini, dan Shannon Walker menjadi salah satu yang pernah melakukannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement