Hal serupa juga terjadi pada uji penelitian dengan masker N95 dengan katup. Kandungan akan keluar dari katup pada masker N95 yang tidak memiliki filter. Sehingga akhirnya ini juga tidak dapat mencegah persebaran dari virus apa pun, tidak hanya covid-19. Lebih mengkhawatirkan, tetesan tidak hanya menyebar searah, namun juga sebaliknya.
Baca juga: Apple Gelar Peluncuran iPhone 12 Pertengahan Oktober?

"Dari studi terbaru ini kami dapat mengamati bahwa pelindung wajah mampu mencegah gerakan awal dari cairan batuk yang diembuskan, namun tetesan aerosol yang dikeluarkan dengan batuk mampu bergerak di sekitar pelindung dengan relatif mudah. Seiring waktu, tetesan ini dapat menyebar ke area yang luas baik dalam arah lateral dan longitudinal, meskipun dengan penurunan konsentrasi tetesan," ucap Manhar Dhanak PhD, ketua departemen, profesor, dan direktur SeaTech, yang ikut menulis makalah, dikutip dari Phys.
Permasalahan penggunaan face shield dan masker N95 dengan katup sebenarnya sudah pernah dibahas sebelum penelitian ini selesai. Sebagaimana dilaporkan Phys, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah meyakini bahwa penggunaan dua pelindung tersebut tidak efektif. Terlebih penggunaan face shield tanpa masker medis maupun kain di dalamnya.
Baca juga: Ubisoft Uplay Gratiskan Game The Division hingga 7 September
(Hantoro)