JAKARTA - Peneliti memperingatkan bahwa fitur WhatsApp yang bernama 'Click to Chat' bisa membawa nomor telefon mobile pengguna ke dalam risiko. Ini memungkinkan nomor tersebut ditemukan Google Search apabila ada orang yang mencarinya.
Dikutip Threatpost, pemilik WhatsApp, Facebook mengatakan itu bukan masalah besar dan bahwa hasil pencarian hanya mengungkapkan apa yang telah dipilih pengguna untuk dipublikasikan.
Pemburu bug, Athul Jayaram yang menemukan masalah ini, menyebut nomor telepon "bocor" dan mencirikan situasi ini sebagai bug keamanan yang membahayakan privasi pengguna WhatsApp.
Click to Chat menawarkan situs web cara mudah untuk memulai sesi obrolan WhatsApp dengan pengunjung situs web. Ini bekerja dengan mengaitkan gambar kode Respon Cepat (QR) (dibuat melalui layanan pihak ketiga) ke nomor ponsel WhatsApp pemilik situs.
Itu memungkinkan pengunjung untuk memindai kode QR situs atau mengklik URL untuk memulai sesi obrolan WhatsApp, tanpa pengunjung harus memutar nomor itu sendiri.
Masalahnya, kata Jayaram, nomor-nomor ponsel itu juga dapat muncul dalam hasil Google Penelusuran, karena indeks mesin pencari metadata Click to Chat. Nomor telepon terungkap sebagai bagian dari string URL (https://wa.me/
Domain "wa.me" dimiliki dan dikelola oleh WhatsApp, menurut catatan WHOIS.