Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Google Blokir Jutaan Email Berbahaya Terkait COVID-19

INews.id , Jurnalis-Jum'at, 17 April 2020 |19:14 WIB
Google Blokir Jutaan Email Berbahaya Terkait COVID-19
(Foto: The New York Times)
A
A
A

MOUNTAIN VIEW - Google memblokir 18 juta malware dan email phishing terkait COVID-19 setiap hari, dikutip inews. Dalam sepekan terakhir, petugas keamanan dunia maya baik dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris telah memperingatkan hacker dan kriminal online mengambil keuntungan dari krisis Covid-19.

Dengan 1,5 miliar pengguna dan 5 juta bisnis berbayar, Gmail menjadi layanan e-mail yang paling banyak digunakan di dunia. Oleh karena itu, menjadikannya barometer yang baik untuk risiko bawaan terkait dengan peningkatan pekerja rumahan.

Google telah melihat sekilas ke dalam jenis-jenis pesan yang membantu sistem machine learning-nya untuk memblokir. Ada jenis aktor jahat menyamar sebagai badan kesehatan resmi seperti WHO dan meminta penggunanya menyumbangkan donasi dalam Bitcoin.

Ada juga e-mail jahat yang mengaku berasal dari Admin Department kepegawaian. E-mail berusaha menipu orang agar mengklik link palsu. Sementara e-mail lainnya menyamar sebagai lembaga pemerintah, menawarkan usaha kecil informasi lebih lanjut mengenai pengajuan paket stimulus.

Tidak semua malware Covid-19 dan ancaman phishing hal baru. Menurut Google, banyak di antaranya adalah kampanye malware yang baru diperbarui untuk mengeksploitasi perhatian yang meningkat pada Covid-19.

Machine learning sangat penting bagi upaya Google mencegah malware, phishing, dan e-mail jahat lainnya menjangkau pengguna. Scammers sering mengubah dan mengadaptasi teknik mereka untuk menghindari filter dan memanfaatkan krisis seperti sekarang, sehingga teknologi perlu beradaptasi juga.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement