Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seukuran Bumi, Ilmuwan NASA Temukan Planet Layak Huni

Sindonews , Jurnalis-Rabu, 01 April 2020 |10:42 WIB
Seukuran Bumi, Ilmuwan NASA Temukan Planet Layak Huni
(Foto: NASA)
A
A
A

Awalnya, para ilmuan salah melakukan klasifikasi bintang dalam basis data TESS. Mereka menganggap bintang ini lebih mirip matahari, yang berarti planet itu tampak lebih besar dan lebih panas dari sebenarnya.

"Ketika kami mengoreksi parameter bintang, ukuran planet-planetnya turun dan kami menyadari yang terluar adalah tentang ukuran Bumi dan di zona layak huni," kata Emily Gilbert, seorang mahasiswa pascasarjana di Universias Chicago.

Gilbert juga mengungkapkan bahwa dalam 11 bulan, data mereka tidak melihat suar dari bintang yang meningkatkan kemungkinan TOI 700d dapat dihuni dan membuatnya lebih mudah untuk memodelkan kondisi atmosfer dan permukaannya.

Gilbert dan para peneliti lain mempresentasikan temuan itu pada pertemuan ke-235 American Astronomical Society di Honolulu.

Para ilmuan melakukan pengamatan pada sektor bintang yang memiliki kemungkinan dapat di huni. Planet terdalam pada sektor itu disebut TOI 700b yang memiliki ukuran hampir sama dengan Bumi. Planet tengah berukuran 2,6 kali lebih besar dari Bumi disebut TOI 700c yang mengorbit setiap 16 hari dan di dominasi dengan gas.

Kemudian, mereka menemukan TOI 700d yang merupakan planet terluar dalam sistem dan satu-satunya zona layak huni. Planet ini 20% lebih besar dari Bumi dan mengorbit setiap 37 hari.

Pada dasarnya, semua planet dianggap terkunci pada bintangnya masing-masing. Artinya, mereka berputar sekali per orbit sehingga satu sisi siang dan satu sisi malam, seiring bergantinya waktu.

Seorang astronom, Joseph Rodriguez, yang memimpin tim ilmuan meminta pengamatan lanjutan dengan Spitzer untuk mengkonfirmasi TOI 700d. Pengamatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa planet tersebut layak dihuni oleh manusia.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement