"Setelah beberapa gangguan emosional, saya menemukan kedamaian dari Anda semua," tweet Wong beberapa hari setelah posting-annya membawa pesan dukungan dari orang-orang di seluruh dunia.
“Terima kasih atas kebaikannya. Tweet Anda memberi saya kekuatan," ujarnya.
Surat kabar, radio dan televisi menjadi media yang bisa diakses bagi mereka yang dahulu pernah menjalani masa karantina. Berbeda dengan virus korona di tahun ini, orang-orang yang menjalani masa karantina bisa memanfaatkan ponsel untuk berkomunikasi.
Laptop, tablet dan ponsel pintar memungkinkan orang-orang di karantina bekerja di tempat kerja mereka dari jarak jauh. Mereka juga dapat memesan makanan, berbelanja di Amazon, mengobrol langsung dengan teman, mengakses media sosial dan lain-lain.
Kapal Diamond Princess dijalankan perusahaan Princess Cruises, yang berbasis di Amerika Serikat membawa 3.711 orang, terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.405 kru yang berasal dari 56 negara. Di antara ribuan kru tersebut, 78 adalah warga negara Indonesia.
Kapal dikarantina pemerintah Jepang sejak 5 Februari di Pelabuhan Yokohama karena salah satu penumpangnya yang turun di Hong Kong, dinayatakan postif virus korona. Proses karantina berakhir pada 19 Februari 2020.
(Ahmad Luthfi)