Sikap tegas dari Kemenhub terkait ODOL tersebut, diambil dari komitmen beragam pihak saat rapat terkini di Kemenhub. "Tetapi penyampaian di rapat terakhir itu belum diputuskan karena masih harus disetujui oleh Menteri Perhubungan (Menhub) dan Menteri Perindustrian, keduanya belum sempat bertemu lagi karena jadwal padat," ujar Budi.
Fasilitas pengendalian truk ODOL sendiri sudah mulai diterapkan oleh pengelola jalan tol. Ambil contoh alat berupa Weight in Motion (WIM) misalnya sudah disiapkan oleh PT Jasa Marga. "Cuma saya belum mendapat perkembangan terbaru mengenai seberapa banyak alat yang sudah terpasang dan lokasinya mana saja," kata Budi kepada Okezone yang menemuinya di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.

Terkait kecelakaan yang melibatkan angkutan barang di ruas jalan tol, PT Jasa Marga pernah menyampaikan data menarik. Sebanyak 46 persen kasus kecelakaan di Jalan Tol di bawah Jasa Marga melibatkan kendaraan golongan I atau angkutan barang.
(Mufrod)