Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang P.S. Brodjonegoro menyampaikan adanya peluang kerja sama antara universitas dan lembaga penetian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap) Australia untuk melakukan kolaborasi bersama dengan perguruan tinggi dan lembaga litbangjirap di Indonesia.
Menurut Menteri, kolaborasi antara Indonesia dan Australia selama ini pada umumnya berjalan baik dan dapat ditingkatkan. Selain di bidang pertanian dan kehutanan, alternatif energi dan energi terbaharukan (renewable energy), kesehatan, perikanan dan kelautan, kolaborasi juga dilakukan untuk peningkatan kapasitas (capacity building program) dalam bentuk pemberian beasiswa degree maupun non-degree (training, workshop, seminar, dan sebagainya).
“Saya sangat mengapresiasi program-program kolaborasi yang sudah dilakukan Indonesia bersama Australia, karena pada dasarnya Australia adalah partner kolaborasi riset dan inovasi yang sangat potensial,"ungkap Menristek/Kepala BRIN saat memberi sambutan pada Workshop Australian National University Indonesia Project di Hotel Pullman Ciawi Vimala Hills Resort, Kabupaten Bogor pada Kamis (23/1).
Tidak hanya karena banyak professor Indonesia lulus dari Australia, terutama untuk program magister dan doktoral. Namun lebih penting lagi karena lokasi strategis dari kedua negara.
Indonesia dan Australia secara geografis sangat dekat satu sama lain. Sehingga perlu diidentifikasi lebih banyak lagi untuk area-area kerjasama bilateral, kata Menteri.
(Gabriel Abdi Susanto)