Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ke Depan, Indonesia Berperan Besar dalam Industri Kendaraan Listrik

Medikantyo , Jurnalis-Senin, 20 Januari 2020 |10:57 WIB
Ke Depan, Indonesia Berperan Besar dalam Industri Kendaraan Listrik
Nikel, salah satu komponen penting pembuatan baterai. Foto : Istimewa
A
A
A

Zaki menyebutkan, baterai merupakan komponen kunci untuk kendaraan listrik dan berkontribusi sekitar 35-40% dari harga mobil listrik pada saat ini. Komponen biaya terbesar untuk pembuatan baterai mobil listrik adalah biaya materialnya yang mencapai kurang lebih 60% dari total biaya pembuatan baterai.

“Mobil listrik menggunakan baterai lithium ion dengan lithium nikel, kobalt, mangan dan alumunium digunakan sebagai bahan baku material katoda serta grafit sebagai material anodanya. Material katoda memberikan kontribusi paling tinggi terhadap harga sel baterai lithium yaitu sekitar +-34%,” jelasnya.

Di Indonesia telah ditandatangani Peraturan Presiden No.55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan. Menurutnya, Indonesia dapat memainkan peran strategis pada industri kendaraan listrik karena ketersediaan bahan baku dan juga pasar domestik untuk mobil dan sepeda motor.

“Sebagian besar material yang dibutuhkan untuk pembuatan baterai mobil listrik tersedia di dalam negeri, kecuali lithium yang proses ekspolarinya masih terus ditingkatkan,” kata guru besar Bidang Metalurgi Ekstraksi.

“Sebagian besar material yang dibutuhkan untuk pembuatan baterai mobil listrik tersedia di dalam negeri, kecuali lithium yang proses ekspolarinya masih terus ditingkatkan,” kata guru besar Bidang Metalurgi Ekstraksi.

(Gabriel Abdi Susanto)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement