Salah satu bekal yang mungkin menjadi modal racikan tersebut, adalah rangkaian sistem penggerak baru empat roda Nissan. Teknologi bernama e-4orce, yang dikhususkan bagi model mobil listrik itu, diperkenalkan Nissan pada ajang CES 2020 lalu. Nissan juga mengadakan sesi uji kendara dengan mobil listrik Leaf.
Sistem penggerak e-4orce terdiri dari pemasangan motor listrik ganda, yang masing-masing menggerakkan poros depan maupun belakang. Teknologi pengolahan daya hasil regeneratif saat pengereman mobil, juga membantu tingkat efisiensi penggunaan daya juga meningkatkan kenyamanan berkendara mobil listrik Nissan.

Albaisa sendiri tidak menyebutkan secara mendetail seberapa besar kekuatan motor yang diharapkan dari Nissan Ariya. Kendaraan listrik berjenis SUV tersebut, ditargetkan untuk dapat diproduksi pada paruh kedua 2021 mendatang.
(Mufrod)