Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasca Banjir, Konsumen Mulai Incar Kendaraan SUV di Pasar Mobil Seken

Medikantyo , Jurnalis-Selasa, 07 Januari 2020 |13:58 WIB
Pasca Banjir, Konsumen Mulai Incar Kendaraan SUV di Pasar Mobil Seken
Kendaraan SUV dianggap mampu bekerja optimal saat terjebaj genangan banjir (Foto:Okezone.com/Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Bencana banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota, turut menjadi pertimbangan calon pembeli kendaraan pribadi belakangan ini. Model kendaraan jenis SUV masuk dalam daftar incaran, berkat jarak lantai mobil dengan permukaan cukup tinggi sehingga dianggap mampu melaju melalui genangan air.

Pilihan varian serta rentang harga beragam bisa didapat konsumen, dengan berburu kendaraan seken. "Biasanya model SUV yang cukup populer seperti Toyota Fortuner atau Mitsuishi Pajero menjadi incaran," ujar Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih.

 Mobil Bekas

Selain karena kebutuhan dari segi model kendaraannya, mobil bermerek Jepang sendiri masih memiliki reputasi cukup baik di kalangan konsumen mobil seken. Faktor berupa pusat pelayanan serta ketersediaan suku cadang ikut mendongkrak reputasi model tersebut.

Calon konsumen kendaraan seken tersebut, turut melihat kemungkinan adanya model dengan usia kendaraan cukup berumur dengan kondisi bagus. Sehingga bisa memperoleh kendaraan SUV idamannya dengan banderol lebih terjangkau, dibandingkan membeli mobil baru.

Herjanto menilai meningkatnya permintaan terkait SUV tersebut tidak hanya datang dari calon konsumen korban banjir. "Memang ada konsumen yang ingin mengganti kendaraannya dengan unit baru setelah terendam. Tetapi, ada juga yang mencari SUV seken untuk sekadar upgrade dari model sebelumnya," katanya saat dihubungi Okezone.

Peningkatan minat pembeli kendaraan di segmen SUV ini, belum dapat diimbangi oleh stok kendaraan yang dimiliki pedagang. Pasalnya populasi unit kendaraan seken jenis SUV, masih belum sebesar tipe kendaraan lain seperti MPV maupun kendaraan perkotaan.

 Mobil bekas

Keterbatasan pedagang dalam memenuhi permintaan konsumen itu, membuat transaksi di bursa mobil seken tergolong stagnan. "Kalaupun ada kenaikan jumlahnya tidak akan terlihat signifikan karena pemenuhannya terbatas," ujar Herjanto menambahkan.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement