“Keyakinan diri dan sikap bisa mengubah hidup saya,” jelas Dr. Sharman.
Ia bercerita bahwa dirinya mungkin tidak akan dipilih, namun kenyataannya ia terpilih untuk menjadi astronot wanita. "Pada saat saya tiba di rumah, saya menyadari bahwa jika saya tidak benar-benar melamar, maka mereka tidak dapat memilih saya,” katanya.
Dr Sharman mengalahkan lebih dari 13.000 kandidat lainnya untuk mendapatkan tempat di Project Juno. Misi ini terkait dengan tujuan meningkatkan hubungan London-Moskow dengan mengirim seorang warga Inggris ke stasiun ruang angkasa Mir Rusia.
Misi delapan harinya mengubah dirinya yang saat itu berusia 27 tahun menjadi pahlawan nasional, namun menurut Dr Sharman pencapaiannya terkadang terlupakan.
(Ahmad Luthfi)