Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kembangkan Ekonomi Digital, Menristek Dorong Pertumbuhan Unicorn

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Jum'at, 15 November 2019 |17:52 WIB
Kembangkan Ekonomi Digital, Menristek Dorong Pertumbuhan Unicorn
Menristek, Bambang PS Brodjonegoro (Foto: BKKP Kemenristek)
A
A
A

Disisi lain Ketua Dewan Pembina NextICorn, Rudiantara mengatakan bahwa saat ini NextICorn telah menjadi yayasan independen, bersama dengan para pendiri dari berbagai perusahaan berskala global yang tergabung di dalamnya.

Dia mengatakan yayasan ini memiliki visi untuk menjadi motor penggerak inisiatif – inisiatif yang dapat memajukan sektor ekonomi baru di Indonesia, termasuk mendorong terciptanya unicorn baru. Hingga saat ini Indonesia memiliki 5 unicorn yaitu, OVO, Traveloka, Bukalapak, Tokopedia, dan Go-jek.

“Harapannya, melalui pertemuan pada summit ini dapat memicu terciptanya tiga unicorn baru di tahun depan. Sehingga dapat mendorong Indonesia untuk menjadi The New Economy Global Hub,” imbuhnya.

 Kembangkan Ekonomi Digital, Menristek Dorong Pertumbuhan Unicorn

Selain berharap jumlah unicorn bertambah pada tahun depan, Ketua Yayasan NextICorn Daniel Tumiwa mengatakan melalui acara yang diselenggarakan hari ini juga merealisasikan minimal 1.500 pertemuan dari 4.800 permintaan yang sudah tercatat, antara 103 startup dan 169 investor selama 2 hari ke depan.

Dia mengatakan dengan banyaknya jumlah pertemuan yang terjalin, harapannya akan lebih meningkatkan kemungkinan terjadinya kesepakatan antara investor dengan perusahaan rintisan. Ia memprediksi ke depannya bahwa industri 'healthtech, agritech, edutech, logistik, fintech dan e-sports' akan menjadi fokus utama incaran investor yang mau berinvestasi di sektor startup Indonesia.

Baca Juga: Ini 5 Besar Brand Smartphone di Indonesia Q3 2019

Baca Juga: LG Bikin Smartwatch Mirip Perhiasan untuk Wanita, Ini Wujudnya

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement