JAKARTA - SpaceX telah meluncurkan 60 satelit 'Starlink' ke orbit rendah Bumi dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida. Ini akan membawa akses internet lebih murah ke dunia.
Dilansir Economictimes, 60 satelit mini itu meluncur ke luar angkasa dengan roket Falcon 9. Satelit "Starlink" akan digunakan pada ketinggian 280 km untuk mengirimkan layanan internet broadband.
Sebelum peningkatan orbit, teknisi SpaceX akan melakukan tinjauan data untuk memastikan semua satelit Starlink beroperasi sebagaimana dimaksud.
Setelah checkout selesai, satelit kemudian akan menggunakan pendorong ion onboard mereka untuk pindah ke orbit yang dimaksudkan, kata SpaceX dalam sebuah pernyataan.
60 Starlink satelit adalah bagian dari rasi kedua SpaceX broadband internet mega konstelasi.
