JAKARTA - Signify memperkenalkan kehadiran Philips Rechargeable LED Bulb. Perangkat ini diklaim bisa memberikan cahaya cadangan hingga 3 jam ketika listrik padam.
Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, bohlam LED dengan baterai terintegrasi dari Signify memiliki kemampuan rechargeable atau dapat diisi ulang.
Teknologi ini dilengkapi sirkuit deteksi, yang memungkinkan bohlam membedakan antara sakelar yang dimatikan dengan listrik yang padam.
"Pencahayaan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita. Kita tidak terbiasa berada dalam kegelapan di malam hari," kata Rami Hajjar, Country Leader Signify Indonesia.
Ia mengatakan, pemadaman mendadak yang mencakup area yang luas dan berlangsung cukup lama belum lama ini, menjadi pengingat bagi banyak orang tentang betapa besarnya ketergantungan manusia terhadap listrik.

Baca juga: Ini Penjelasan Mengapa iPhone 11 Pro Max Dibanderol Mahal
Philips Rechargeable LED berfungsi sebagai bohlam normal ketika listrik menyala. Pengisian baterai terjadi saat bohlam dinyalakan dan akan beralih ke mode darurat ketika pemadaman listrik terjadi.
Bohlam LED darurat ini menggunakan daya 7 watt untuk 7.000 lumen, yang diklaim lebih terang dengan konsumsi energi yang lebih rendah. Perangkat diklaim aman dari risiko korsleting karena kemasukan debu, air atau serangga.
(Ahmad Luthfi)