Meskipun ALI Technologies belum mengungkapkan output mesin atau metode kontrol yang akan digunakan, produsen itu menyebut pengendara mengendalikan kendaraan itu dengan tarikan gas dan tuas rem seperti layaknya motor pada umumnya.
ALI Technologies memproduksi kendaraan tersebut lewat pabriknya sendiri dan mulai dikirim secara terbatas pada paruh kedua tahun 2020 mendatang. Sementara untuk produksi massal diperkirakan akan dilakukan mulai paruh kedua tahun 2021.

Speeder rencananya akan digunakan juga sebagai kendaraan regu penyelamat saat terjadi bencana dan dapat melintas di padang pasir hingga di rawa-rawa. ALI Technologies berencana untuk menjadikan Speeder sebagai solusi alternatif di masa depan jika kendaraan konvensional yang menggunakan ban tidak dapat beroperasi.
(Mufrod)