MOSKOW - Penggunaan fitur pengemudi otomatis (Autopilot) pada unit Tesla Model 3, menjadi awal dari kecelakaan parah di Moskow Rusia. Pengendara bernama Alexei Tretyakov mengalami luka parah akibat insiden yang berlangsung pada akhir pekan lalu.
Seperti dilansir oleh Reuters, Alexei mengaku mengaktifkan sistem bantuan pengemudi otomatis pada mobilnya jelang tabrakan. Meski, masih meletakkan tangannya pada setir, untuk menjaga kendali atas mobil nahas itu.
Dalam pengakuannya pula, laju mobil tersebut mencapai sekitar 100 km/jam ketika mengemudi dengan bantuan sistem tersebut. Kendaraan tersebut menabrak sebuah truk yang tengah terparkir di pinggir jalan, hingga akhirnya meledak dan terbakar.

Rekaman dari saluran televisi setempat menunjukkan setidaknya terjadi dua ledakan, usai mobil tersebut mengalami benturan. Jeda antar ledakan berlangsung hanya dalam beberapa detik, hingga akhirnya api yang berkobar membakar seluruh komponen mobil.