Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lapisan Es Mencair, 2019 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

Lapisan Es Mencair, 2019 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah
(Foto: NRDC)
A
A
A

JAKARTA - Juli menjadi bulan terpanas di seluruh dunia. Berdasarkan data yang dirilis jaringan satelit Uni Eropa, tahun ini diperkirakan akan menjadi salah satu tahun terhangat sepanjang sejarah, AFP melaporkan awal pekan ini.

Gelombang panas yang melanda Eropa bulan lalu mencetak rekor baru dengan suhu tinggi yang tak lazim terjadi di Lingkar Arktik, seperti dikutip Voaindonesia.

Selama Juni dan Juli lalu, kebakaran hutan dalam skala dan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya, melahap wilayah Siberia, Rusia dan Alaska, Amerika Serikat dan melepaskan lebih dari 100 juta ton karbon dioksida ke atmosfer.

Pada waktu yang bersamaan, lapisan es yang menutupi Greenland mencair secara masif setiap harinya. Institut Meteorologi Denmark (DMI) mencatat, pada Juli saja, hampir 200 miliar ton lapisan es mencair.

“Juli biasanya menjadi bulan terhangat di seluruh dunia. Namun, berdasarkan data kami, Juli juga mencetak rekor sejarah sebagai bulan terhangat secara global dengan selisih yang sangat kecil,” jelas Kepala Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa, Jean-Noel Thepaut, dalam pernyataannya.

 Lapisan es yang menutupi Greenland mencair secara masif setiap harinya.

Baca juga: Bukan iPhone 11, Apple Bakal Namakan iPhone Pro?

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement