Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gerhana Bulan Terjadi, Mungkinkah Timbulkan Risiko Bagi Pengemudi Mobil

Medikantyo , Jurnalis-Rabu, 17 Juli 2019 |12:22 WIB
Gerhana Bulan Terjadi, Mungkinkah Timbulkan Risiko Bagi Pengemudi Mobil
ilustrasi gerhana bulan (Foto: Ist)
A
A
A

Utamanya pengemudi harus memastikan perlindungan dirinya dengan kaca film yang memenuhi syarat. "Kaca film tersebut harus mempunyai daya tolak sinar UV atau teknologi UV 400. Hal ini terdapat pada kaca film First Klass atau Masterpiece," ujar CEO MAKKO Grup, Christopher Sebastian.

 

Ia menyarankan pengemudi untuk terlebih dahulu berhenti dan berpindah posisi jika menemui momen seperti ini saat berkendara. Terutama, pada sisi jendela yang memiliki kaca film dengan tingkat paling gelap. "Sama halnya ketika menyaksikan melalui kaca mata hitam harus dengan tipe Polarized. Hingga tidak disarankan menyaksikannya melalui kaca depan," kata Christopher menjelaskan.

Kondisi gerhana bulan terbilang aman untuk pengemudi mobil untuk menyaksikan secara langsung. Kali ini, Christopher punya saran yang berbeda bagi mereka yang melihatnya dari dalam kabin. "Justru hal ini disarankan melihatnya dari kaca depan agar terlihat terang dan jelas keindahannya," ujarnya ketika dihubungi Okezone Otomotif.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement