Lebih lanjut, ia pun yakin dengan event tahunan yang diadakan BEKRAF yakni BGP 2019 mampu terus menambah potensi game di Indonesia.
"Selama 4 tahun ini naik terus konsumen bertambah, developernya juga bertambah, kita ingin memberi tahu pada startup bahwa game ini adalah salah satu prospek, bukan hanya untuk entertainment saja, tapi juga dipakai perusahaan multinasional menggunakan game untuk employee development, mereka bisa merekam, game itu kan juga dibuat oleh psikolog, jadi peranan developer, artis game player, sama psikolog," jelas dia.
Dia juga mengimbau jika game memiliki banyak manfaat, meskipun dia juga tak menampik ada negatifnya juga.
"Apapun inovasi dan temuan baru selalu ada hal positif dan negatif. Esport itu ada atlet, caster, dan nanti ada developernya yang membuat karya-karya baru, ini yang membuat sangat menarik untuk milenial, saya ingin menciptakan perusahaan di bidang baru terutama game," jelas dia.
Untuk informasi, BGP 2019 menjadi ajang keempat yang akan dilaksanakan pada 13 Juli hingga 14 Juli 2019, di Balai Kartini, Jakarta.