Penyiaran
5G juga bisa dimanfaatkan untuk menyederhanakan peralatan penyiaran. Dengan demikian, di masa depan tidak perlu lagi membawa peralatan berat atau mobil khusus, melainkan cukup mengandalkan peralatan yang lebih sederhana.
Memanfaatkan teknologi 5G juga mengefisiensikan beban pengeluaran perusahaan penyiaran dan juga bisa mereduksi jumlah personil atau staf penyiaran yang turun ke lapangan.
Berdasarkan keterangan Huawei, penyiaran TV live memerlukan kendaraan penyiaran yang bernilai sedikitnya 80 juta Yuan dan 150 onsite pekerja untuk merekam, mengedit, transmisi dan penyiaran. Belum lagi, pengeluaran yang tinggi dari transmisi satelit.
Akan tetapi, hal ini bisa berubah dengan cloud broadcasting, di mana biaya lebih rendah sedikitnya 10 ribu Yuan dan sudah mendapatkan 5G CPE serta cukup menurunkan personil, yakni lima pekerja.
Video real-time dikirimkan ke stasiun TV melalui jaringan 5G, sehingga penyiaran bisa dilakukan kapanpun dan di manapun.
(Ahmad Luthfi)