CALIFORNIA - Banyak produsen yang saat ini telah mengembangkan airbag sebagai perangkat keselamatan aktif baik untuk pengendara sepeda motor yang terdapat pada jaket maupun untuk pengendara sepeda.
Dua wanita asal Swedia yang berhasil mengembangkan airbag bagi pengendara sepeda yang menilai memiliki tingkar risiko tinggi ketika tertabrak di jalan raya maupun terjadi kecelakaan, bisa diminimalisir dengan hadirnya airbag yang diciptakannya.
Airbag yang tersimpat dalam sebuah kantong yang penggunaannya dikalungkan ke bagian leher, dinilai cukup aman dan mampu mengurangi risiko terjadinya cidera di bagian kepala.

Pengujian dari produk yang dikembangkan ini, telah dilakukan dengan sistem pengujian keamanan yang sama dengan helm. Dimana airbag tersebut dijatuhkan pada ketinggian 2,2 meter dengan kecepatan gravitasi yang cukup cepat.
Dari pengujian tersebut, tekanan angin pada airbag mampu menahan dan memberikan perlindungan bagi kepala. Saat pengujian airbag dihempaskan ke bawah dengan tekanan tinggi dimana bagian bawah alasanya menggunakan plat besi.

Secara keseluruhan airbag ini mampu memberikan perlindungan keamanan di bagian kepala, secara maksimal. Sistem kerja airbag sendiri akan mengembang menggunakan sensor, dimana ketika gerakan kepala dinilai berbahaya maka airbag akan mengembang.
(Mufrod)