Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pakai Enkripsi End-to-end WhatsApp Tetap Kebobolan Hacker, Kok Bisa?

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Rabu, 15 Mei 2019 |11:17 WIB
Pakai Enkripsi <i>End-to-end</i> WhatsApp Tetap Kebobolan <i>Hacker</i>, Kok Bisa?
Aplikasi WhatsApp (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - WhatsApp saat ini tengah menjadi sorotan usai laporan terkait isu keamanan. Hacker kabarnya menyerang iPhone dan Android melalui layanan panggilan WhatsApp.

Dilansir Thestar, Rabu (15/5/2019), temuan aksi hacker ini seharusnya bisa menjadi peringatan bagi pengguna untuk berhati-hati dengan aplikasi pesan. Pengguna sebelumnya sudah mengetahui bahwa WhatsApp memiliki enkripsi end-to-end, yang mungkin membuat mereka lebih tenang ketika menggunakan aplikasi obrolan tersebut.

Dengan teknologi keamanan ini, pengguna tidak perlu khawatir pesan mereka bisa dibaca oleh orang lain. Akan tetapi, munculnya isu keamanan WhatsApp membuat pertanyaan besar terkait keandalan teknologi keamanan tersebut.

Menurut sebuah laporan di Financial Times pada 14 Mei, spyware yang mengeksploitasi kerentanan adalah Pegasus, yang dibuat oleh perusahaan Israel NSO. Malware dapat mengakses kamera dan mikrofon ponsel, membuka pesan, menangkap apa yang muncul di layar pengguna, dan mencatat penekanan tombol, membuat enkripsi menjadi tidak berguna.

 WhatsApp gunakan enkripsi end-to-end

Ini bekerja di semua sistem operasi, termasuk Apple iOS, Google Android, dan Microsoft versi Windows yang jarang digunakan.

Komunitas cybersecurity telah mengetahuinya selama bertahun-tahun, dan para aktivis telah mengangkat hal ini karena penggunaannya terhadap para pembangkang dan jurnalis di puluhan negara. Meskipun demikian, NSO sendiri mengatakan tidak menjual Pegasus kepada rezim yang tidak baik dan bahwa itu dinonaktifkan di AS.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement