JAKARTA - Ditemukan makam yang sangat luas di tepi barat Luxor, Mesir. Para pakar arkeologi, Kamis (18/4) menemukan makam tersebut, yang diperkirakan berasal dari dinasti ke-18 Mesir kuno, Reuters melaporkan.
Makam yang berusia 3.500 tahun dan luas 450 meter persegi memiliki 18 gerbang masuk dan diyakini milik seorang bangsawan bernama Shedsu-Djehuty.
Bangsawan itu adalah pembuat emblem kerajaan untuk raja-raja Mesir, kata Mostafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Agung Kepurbakalaan Mesir.
Para pekerja Mesir mulai merenovasi makan itu setelah ditemukan pada 2018. Mereka menemukan lapangan luas, lantai keramik berwarna-warni dan lukisan dinding yang menggambarkan berbagai aktivitas, seperti membuat kapal dan berburu.
Tepi barat Sungai Nil di Luxor dikenal sebagai Lembah Raja-Raja, tempat para firaun dan para bangsawan dari Kerajaan Baru dimakamkan dalam makam-makam yang dipahat ke dalam karang. Dinasti ke-18 adalah dinasti pertama dari dinasti-dinasti Kerajaan Baru.