Teknologi ini memungkinkan pengguna mengetahui kondisi atau aktivitas paru-paru pengguna. Ditemukan oleh LetsGoDigital, paten ini digambarkan sebuah kaos yang secara konstan memonitor aktivitas paru-paru manusia berdasarkan suara.
Setelah memonitor, perangkat akan mengirimkan data bersama dengan saran yang relevan ke aplikasi ponsel cerdas.
Secara teori ia dapat mendeteksi berbagai kondisi, seperti bronkitis dan radang paru-paru, serta mengingatkan Anda jika, misalnya, Anda kemungkinan akan mengalami serangan asma segera.

Baca juga: 10 Ribu Pengguna Domain .ID Berasal dari Asing, Ini Penjelasan Ketua PANDI
(Ahmad Luthfi)