Masing-masing bekerja untuk memberikan saran (advice), pengenalan, membantu saat mengemudi, pemahaman tentang teks, suara, gerakan dan emosi sehingga menghasilkan interaksi yang alami dengan penggunanya. Misalnya, saat pengguna di bandara, Breeno secara otomatis memberi informasi penerbangan.
Asisten berbasis AI (kecerdasan buatan) pada smartphone ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung ekosistem pengembangan Internet of Things (IoT) Oppo di masa depan. Wu Heng mengklaim Breeno akan menjadi platform umum untuk dapat bekerja di berbagai merek.

Baca juga: Realme U1 Tawarkan Desain Premium dengan Fitur Kekinian
(Ahmad Luthfi)