JAKARTA - Beberapa vendor ponsel diundang untuk ambil bagian dalam uji coba 5G dengan operator di seluruh India. Vendor tersebut di antaranya Nokia, Ericsson, Cisco, dan Samsung.
Namun sayangnya, laporan dari ET Telecom, vendor asal China seperti Huawei dan ZTE tidak masuk dalam daftar perusahaan yang diperkenankan mendukung jaringan 5G di China.
Dilansir dari laman ZDNet, Senin (17/9/2018), Departemen Telekomunikasi India telah menyetujui Ericsson untuk mendirikan laboratorium 5G di India, pada Juli 2018. Kemudian, Nokia, Cisco, dan Samsung bekerjasama dengan pemerintah dalam menguji penggunaan jaringan 5G di seluruh wilayah India.
"Kami telah menulis kepada Cisco, Samsung, Ericsson, dan Nokia, dan penyedia layanan telekomunikasi untuk bermitra dengan kami untuk memulai uji coba berbasis teknologi 5G, dan mendapat respon positif dari mereka," kata sekretaris telekomunikasi Aruna Sundararajan kepada ET Telecom.
Dia menambahkan, "Kami telah mengecualikan Huawei dari percobaan ini."
Laporan ini menyusul Huawei dan ZTE yang dilarang oleh Pemerintah Australia untuk menyokong 5G. Alasannya karena masalah keamanan nasional yang berasal dari kekhawatiran campur tangan pemerintah asing dalam infrastruktur komunikasi kritis.
Huawei sebelumnya juga telah mengungkapkan kekecewaannya kepada Pemerintah Australia. Pihak Huawei mengatakan jika alasannya itu tidak didasarkan pada fakta atau hasil dari proses yang transparan. Akan tetapi termotivasi oleh ketidakstabilan politik berkat pertikaian di partai Liberal.

Baca Juga: Rumor Galaxy A9 Pro Adopsi Qualcomm Snapdragon 710, Kapan Meluncur?