JAKARTA- WhatsApp melakukan percobaan untuk membatasi pengiriman pesan terusan atau pesan forward.
Melansir Reuters, Jumat (20/7/2018), hal ini diberlakukan setelah serangkaian insiden kekerasan yang terjadi di India. Kejadian tersebut kabarnya dipicu oleh pesan palsu.
Menurut pihak WhatsApp Inc, orang India meneruskan pesan lebih banyak daripada negara lain di dunia. Hal tersebut juga berlaku dengan foto dan video.
Sehingga untuk India, WhatsApp menguji pesan forward yang hanya akan dibatasi di bawah lima obrolan (chats) sekaligus dan menghapus tombol maju di samping pesan media.
Sebagai informasi, India merupakan salah satu pasar terbesar WhatsApp, yakni lebih dari 200 juta pengguna. Namun, sayangnya kasus pemukulan dan kematian yang dipicu oleh pesan palsu menyebabkan mimpi buruk.

Baca Juga: WhatsApp Ungkap Tips Membedakan Berita Palsu