JAKARTA - Kasus penyalahgunaan data pengguna Facebook yang dilakukan pihak Cambridge Analytica menjadi sorotan banyak orang. Pasalnya dengan informasi pengguna Facebook yang diambil alih secara tidak diketahui oleh para pemiliknya, dapat menggiring kecenderungan politik seseorang.
Contohnya saja, pada saat pemilihan Presiden Amerika pada 2016 silam, yang membawa Donald Trump menjadi Presiden Amerika. Padahal, kecenderungan politik pada saat itu berpotensi untuk memenangkan Hillary Clinton.
Ternyata, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), ada kemungkinan jika hal serupa skandal Cambridge Analytica bisa terjadi di Indonesia. Hal ini mengingat sebentar lagi, Indonesia akan masuk ke tahun politik.
Baca Juga : Menkominfo Rudiantara Ungkap Isi Surat Balasan dari Facebook
“Kan aplikasi Cambridge Analytica sudah tidak ada di Indonesia, sudah di shutdown. Tapi, bisa saja terjadi lagi,” ujar Rudiantara di Kantor Kominfo, Rabu (11/4/2018) malam.