"Graphene merupakan material yang tergolong baru, jadi sebenarnya kami cukup terkesan dengan perkembangan yang ditunjukkannya hanya dalam waktu 14 tahun terakhir,” tuturnya.
Baca Juga : Tatap Layar Smartphone 20 Jam Tanpa Henti, Wanita Ini Kena Pembekuan Otak
Selain Graphene Flagship, beberapa tim peneliti lain, termasuk Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) juga telah mengembangkan baterai dengan material yang sama. Namun pihak SAIT mengatakan baru bisa mendapatkan kecepatan pengisian daya dalam waktu 12 menit.
Sekedar informasi, graphene adalah sebuah lapisan tipis yang terbuat dari atom karbon murni dari ekstrak grafit. Proses ini pertama kali berhasil dilakukan pada 2004 lalu oleh sekelompok peneliti.
Selain dapat menghantarkan energi dengan cepat, graphene juga memiliki kekuatan 200 kali lipat dibandingkan dengan baja. Akan tetapi, graphene memiliki berat yang lebih ringan jika dibandingkan dengan kertas. Inilah mengapa materi ini mendapat julukan “materi ajaib”. (chn)
(Kemas Irawan Nurrachman)