“Kami akan memberi orang visibilitas kesehatan baterai mereka sheingga sangat transparan. Ini belum pernah dilakukan sebelumnya,” kata CEO Apple tersebut.
Selain itu, Cook mengatakan update iOS itu akan lebih jelas menginformasikan pengguna ketika iPhone mereka mengurangi kinerjanya secara otomatis, sebagai upaya iPhone mati mendadak.
Solusi ini sendiri juga bisa dimatikan, jika pengguna merasa tak memerlukannya. Akan tetapi, Cook tidak menyarankan hal tersebut demi menjaga performa iPhone.
Dilansir The Verge, Kamis (18/1/2018), update beta iOS 11 untuk developer kemungkinan akan hadir pada awal Februari. Artinya, rilis untuk publik akan jatuh pada Maret.
Sebelumnya, banyak pengguna mengeluhkan iPhone-nya yang lemot setelah melakukan update iOS. Rupanya update tersebut memang ditujukan Apple untuk memanajemen daya baterai. Sayangnya, pelambatan kinerja menjadi salah satu dampak yang dirasakan pengguna dari update tersebut.