Torvalds sendiri bertanggungjawab atas kernel Linux sehingga ia memiliki wewenang dalam masalah ini. Kemarahannya pada Intel menurut para analis mengarah pada melambatnya prosesor sekira 30% akibat dari solusi yang ditawarkan Intel melalui sebuah update.
Baca juga: Semua Perangkat Apple Terkena Bug Meltdown dan Spectre
Ada juga yang memperkirakan bahwa Torvalds mempertimbangkan prosesor rancangan ARM pesaing Intel, bisa menjadi pilihan terbaik bagi pengembang Linux.
Tak hanya Torvalds, CEO Intel - Brian Krzanich juga tampaknya tak puas atas kinerja perusahaan dalam menangani masalah Meltdown. Ia kemudian menjual sahamnya senilai USD24 juta pada November, atau beberapa bulan setelah ia mengetahui masalah tersebut. Demikian seperti dilansir Business Insider, Jumat (5/1/2018). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)