Meltdown, kata periset, hanya dinilai berdampak pada prosesor Intel. Namun, kisaran prosesor yang berpotensi terkena dampak sangat luas.
"Secara teknis, setiap prosesor Intel yang mengimplementasikan eksekusi out-of-order berpotensi terpengaruh, yang secara efektif setiap prosesor sejak 1995 (kecuali Intel Itanium dan Intel Atom sebelum 2013)," jelas peneliti.
Baca juga: 205 Juta Serangan Siber Ancam Indonesia Sepanjang 2017
Peneliti mengatakan, pihaknya berhasil menguji Meltdown pada generasi prosesor Intel yang dirilis awal 2011. "Saat ini, kami hanya telah memverifikasi Meltdown pada prosesor Intel. Saat ini, tidak jelas apakah prosesor ARM dan AMD juga terpengaruh oleh Meltdown," ujar peneliti.
Sementara Spectre, bug ini tampaknya memiliki jangkauan yang lebih luas. Menurut peneliti, hampir semua jenis perangkat dipengaruhi oleh Spectre. Ini telah diverifikasi untuk bekerja di prosesor Intel, AMD, dan ARM.