Jadi, pengguna Chrome bisa melaporkan situs tertentu yang menampilkan iklan mengganggu. Kemudian pemilik situs yang dilaporkan, bisa mengajukan pemberitahuan jika mereka telah memperbaiki iklannya.
"Pelanggaran standar dilaporkan melalui situs Ad Experience Report, dan pemilik situs bisa mengirimkan situs mereka untuk dikaji kembali jika telah melakukan perbaikan terhadap pelanggaran," kata Google dikutip dari Venture Beat, Jumat (22/12/2017).
Baca juga: Google Chrome Akan Matikan Video Otomatis
Mulai 15 Februari, di bawah petunjuk koalisi, Chrome akan menghapus semua iklan dari situs yang memiliki "kelemahan" dalam Ad Experience Report selama lebih dari 30 hari," imbuh Google.
Meski demikian, Google baru akan memblokir iklan tersebut setelah melalui tahap peringatan. Jika situs tersebut masih menampilkan iklan yang dilarang, maka opsi pemblokiran iklan menjadi pilihan terakhirnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)