JAKARTA – Hari ini dua astronot NASA melakukan perjalanan antariksa di luar Stasiun Luar Angkasa (International Space Station/ISS) untuk memperbaiki pelengkap (robot lengan) utama yang mengorbit dari laboratorium.
Mekanisme pengikatan di ujung robot lengan itu tidak bekerja dengan baik, sehingga kedua astronot ditugaskan untuk menggantinya. Misi ke luar angkasa ini merupakan misi pertama dari tiga misi yang direncanakan berlangsung Oktober ini.
Ketiga misi itu dilangsungkan disekitar lengan robot Canada itu untuk memperbaikinya agar mampu kembali bekerja dengan baik di luar ISS.
Lengan robot yang dikenal sebagai Canadarm2 itu merupakan salah satu alat peling penting di ISS. Instrumennya mirip dengan ular yang mmapu meluas hingga hampir 60 kaki ke luar angkasa.
Canadarm2 berperan penting dalam pemasangan stasiun di awal tahun 2000-an, membantu memindahkan dan memasang peralatan berukuran besar. Saat ini, Canadarm2 digunakan untuk melakukan inspeksi di luar ISS, serta mengambil dan membawa pesawat kargo masuk.
Canadarm2 sendiri diluncurkan pada 2011, sehingga kini ia mulai mengalami kendala. Secara khusus dua mekanisme pengait pada setiap ujung lengan yang disebut Latching End Effectors (LEE) telah memburuk.
Satu LEE biasanya tetap melekat pada ISS, menancapkan lengan ke stasiun. LEE yang lainnya diperluas ke luar angkasa untuk meraih benda-benda. Ini merupakan perangkat yang rumit yang menggabungkan sensor, benda elektronik dan kamera.