JAKARTA – Fenomena alam memang begitu menarik untuk diperhatikan. Salah satunya fenomena gerhana bulan yang terjadi pada Senin 7 Agustus 2017. Dalam fenomena tersebut, terlihat sebuah bayangan Bumi yang menutupi sebagian bulan, sehingga membuat bulan terlihat hanya sebagian.
Baca juga: Terungkap! 4 Mitos Gerhana Bulan yang Tak Lekang Zaman
Dinukil dari laman Space, berikut ini deretan gerhana yang memiliki sejumlah penampakan indah, yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Apa saja?
Tipe Gerhana
Gerhana sendiri memiliki tiga tipe yang berbeda. Ada gerhana yang terjadi dengan menutupi semua bagian matahari, sehingga menutup semua cahaya yang biasanya dipancarkan ke Bumi. Kemudian ada juga gerhana bulan yang berusaha untuk menutupi matahari, namun tidak pada semua bagian. Yang paling terkenal adalah gerhana yang membentuk lingkaran.
Baca juga: Begini Kondisi Bulan Saat Gerhana Bulan Penumbra
Baily’s Beads
Ini adalah sebuah fenomena terjadinya gerhana total dan tahunan pada bulan. Fenomena ini biasanya terjadi hanya beberapa detik. Seorang Skywatching Columnist, Joe Rao, pernah mengatakan bahwa gerhana jenis ini memberikan efek kilauan selama beberapa menit sebelum terjadi secara total. Baily’s Beads dinamai oleh Sir Francis Baily, seorang astronomer yang telah memublikasikan observasinya pada 15 Mei 1836.
Baca juga: Ini Jadwal Gerhana Bulan Penumbra di Indonesia
Diamond Ring
Gerhana jenis ini akan menampilkan sebuah gerhana berbetuk lingkaran, dengan cahaya yang melesat layaknya diamond ring jika dilihat dari Bumi. Atmosfer pada matahari tersebut yang sedikit tidak tertutup dengan gerhana membentuk sebuah cahaya, sehingga bisa menampilkan fenomena diamond ring. Untuk melihat gerhana ini, sangat disarankan menggunakan proteksi mata, karena akan sangat berbahaya. Fenomena ini terjadi selama gerhana menutup matahari secara total.
Solar Corona & Promonences
Saat seluruh bagian matahari tertutup oleh bulan, bagian terluar dari matahari yang akan terlihat bersinar. Cahaya tersebut akan mengalir melalui bagian matahari, sehingga saat gerhana tersebut terjadi di bagian pinggir, terdapat cahaya yang berkilauan. Selain itu, ada momen di mana matahari menjulurkan lidah api, sehingga terlihat seperti cahaya yang mecuat keluar. (afr)
(Kemas Irawan Nurrachman)