Pada akhir Maret, teleskop dipasang pada sistem yang dikenal sebagai meja shaker, untuk menyimulasikan getaran yang akan terjadi saat peluncuran pada roket Ariane V.
Dalam pengujiannya, ia mengalami getaran mulai dari 5 hingga 100 kali per detik. Kemudian, dalam tes akustik, para peneliti membungkusnya di tenda bersih dan mendorongnya ke Acoustic Test Chamber, yang ditutup oleh pintu baja terisolasi setebal kaki.
Begitu berada di dalam ruangan, ia terkena suara yang membelah telinga dan menghasilkan getaran. Akhirnya, ia akan dikirim ke Northrop Grumman Aerospace Systems di California untuk perakitan akhir dan pengujian sebelum diluncurkan, yang akan berlangsung dari Guyana Prancis pada 2018.
(Dini Listiyani)