Pada kuartal kedua 2017 saja, Bajaj sudah menjual 409.525 unit sepeda motor di pasar ekspor. Selain Asia Tenggara, Bajaj juga menggarap pasar Amerika Latin dan Afrika.
"Dalam lima kuartal kami sudah menembus penjualan 400 ribu unit di pasar ekspor. Pasar baru seperti Malaysia sedang menguntungkan saat ini dan menunjukkan hasil yang pantas," ungkapnya.
Bajaj secara perlahan ingin eksis di Asia Tenggara bersaing dengan pesaingnya dari Jepang yang sudah lama bermain di segmen motor bermesin kecil. Diketahui Bajaj juga pernah menggarap pasar Indonesia, namun tak bertahan. Akankah Bajaj melirik kembali pasar Indonesia setelah ditinggalkan? Kita lihat saja.
(Anton Suhartono)