Kepada audiens, ia mengatakan sedang duduk di mobil dalam perjalanan menuju lokasi acara. Dijelaskannya pula tidak ada masalah dalam perjalanan selama mengaktifkan fitur otonom.
Sementara itu netizen yang menyaksikan aksi Li itu melemparkan kritik. Apalagi saat mobil berpindah jalur di lokasi yang dilarang. Ini jelas melanggar aturan lalu lintas di China.
Selain itu, penggunaan mobil otonom masih dilarang di beberapa ruas jalan di China. Pengujiannya pun harus mendapat izin sangat ketat dan mobil tidak boleh lepas dari kendali.
Sementara Baidu melalui General Manager Intelligent Vehicle Division Baidu, Gu Weihao, mengomentari aksi salah satu pejabatnya itu, bahwa mobil otonom dilajukan tetap dalam pengawasan langsung dari belakang setir dan dipastikan keamanannya.
Baidu merupakan satu dari 30 perusahaan China yang mengembangkan teknologi mobil otonom. Perusahaan yang juga memiliki kantor di Silicon Valey, California, ini berambisi menciptakan teknologi mobil pintar yang setara dengan perusahaan global lainnya serta menjualnya di Amerika Serikat.
(Dian AF)