CALIFORNIA - Produsen wearable, Jawbone, terancam dituntut oleh kompetitornya, Fitbit. Hal itu terjadi setelah Fitbit diduga mencuri rahasia dagang dari Jawbone.
Dua perusahaan pembuat perangkat wearable itu telah terlibat dalam pertempuran hukum sejak Mei 2015. Kala itu, Jawbone menuduh Fitbit dalam gugatan penjarahan karyawan menjarah dan pencurian informasi.
Jawbone menduga Fitbit merekrut lima mantan karyawan mereka yang mengetahui lebih dari 350 ribu file rahasia perusahaan. Jawbone mengklaim file tersebut berisikan informasi tentang bahan, sensor, dan kerusakan rinci biaya.
Menanggapi keluhan Jawbone, Departemen Kehakiman AS telah melakukan penyelidikan selama lebih dari lima bulan. Kini, Jawbone berharap agar pengadilan dapat memberikan hukuman kepada Fitbit.
Fitbit dan karyawan tertuduh meminta pengadilan menghentikan kasus ini. Mereka mengatakan bahwa tidak ada bukti kuat yang membuktikan tuduhan Jawbone. Demikian seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (7/2/2017).
(Kemas Irawan Nurrachman)