MENLO PARK – CEO Facebook Mark Zuckerberg siap bersaksi di pengadilan pada Selasa 17 Januari 2017. Dalam persidangan, ia akan memberikan kesaksian terkait dugaan pelanggaran hak paten yang dilakukan anak perusahaan Facebook yakni Oculus.
Dalam persidangan tersebut, Zuckerberg akan memberikan kesaksian mengenai kasus ini. Sebagaimana diketahui, ia mengakuisisi Oculus pada 2014 dengan mahar USD2 miliar.
Kasus tersebut bermula dari gugatan yang diajukan Zenimax kepada Oculus. ZeniMax menuduh eksekutif Oculus sengaja mencuri perangkat lunak dan rahasia dagang melalui metode perekrutan karyawan.
Seorang pengacara yang mewakili ZeniMax, Tony Sammi, mengatakan bahwa kasus ini adalah salah satu perampokan teknologi terbesar yang pernah ada dalam sejarah.
Pihak Facebook mengatakan bahwa klaim ZeniMax tidak berdasar. Mereka menyatakan ZeniMax hanya mau memanfaatkan kesuksesan yang dicapai oleh Oculus saat ini.
"Oculus dan pendirinya telah menginvestasikan banyak waktu dan uang karena kami percaya bahwa VR dapat mengubah cara orang berinteraksi dan berkomunikasi," kata seorang juru bicara Oculus, seperti dikutip dari Business Insider, Senin (16/1/2017).
(Kemas Irawan Nurrachman)