JAKARTA - Pada 12 Oktober 2016, Toyota Motor dan Suzuki Motor mengumukan kerjasama dalam pengembangan kendaraan. Namun saat itu belum ada inti bidang kerja sama yang disepakati. Pada Senin 2 Februari 2017, kedua pihak mengumumkan capaian baru, yakni berkomitmen mengembangkan teknologi dan produk secara bersama.
Toyota dan Suzuki juga melirik soal isu lingkungan terkait dengan mesin kendaraan. Bentuk kerjasama lainnya adalah di bidang teknologi informasi serta saling menyuplai produk dan komponen. Lantas, adakah dampak kerja sama itu bagi
Suzuki di Indonesia?
Setiawan Surya, deputy managing director 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan, namun apakah akan berimbas ke Suzuki di Indonesia, ia mengatakan belum untuk saat ini.
"Kalau saya baca di artikel, salah satunya karena cost development. Kan memang mahal, cuma enggak tahu apa wujudnya juga," terang Setiawan.