CALIFORNIA - Merek mobil tanpa sopir atau berteknologi otonom Google kini menggunakan nama ‘Waymo’. Waymo merupakan kependekan dari dari 'new way forward in mobility'.
"Kami yakin teknologi ini dapat mulai membentuk kembali puluhan triliun mil rute yang ditempuh kendaraan di seluruh dunia setiap tahunnya, menjadi lebih aman, efisien, serta menjadi alat transportasi yang mudah diakses," jelas John Krafcik, chief executive Waymo, seperti dikutip dari AFP, Rabu (14/12/2016).
Waymo akan menjadi perusahaan independen dari perusahaan induk Google, Alphabet. Dengan begitu, Waymo diharapkan bisa lebih leluasa mengembangkan produk mobil otonomnya.
"Kami melihat teknologi (otonom) ini berguna untuk digunakan pada kendaraan pribadi, alat transportasi penyewaan, logistik, atau transportasi umum," paparnya.
Diyakininya, penggunaan teknologi otonom bisa mendatangkan manfaat lebih besar di masa depan, seperti menciptakan lapangan pekerjaan serta di sektor jasa.
"Kami perusahaan yang membuat teknologi otonom dengan satu misi, yaitu menjadikannya lebih aman dan membantu orang dan barang untuk melakukan perjalanan," ungkap Krafcik.
Untuk menunjukkan keandalan teknologi otonom Waymo, perusahaan melakukan uji coba untuk mengantar seorang warga Austin, Texas, Steve Maham.
"Mobil ini sangat mungkin digunakan karena bisa melewati rintangan-rintangan yang berat, seperti mendeteksi dan merespons mobil ambulans, berpindah dari satu lajur ke lajur lainnya, serta mengantisipasi pergerakan mendadak dari manusia di jalan raya," demikian pernyataan Waymo.
(Anton Suhartono)