Atas hasil tersebut, Indosat Ooredoo berupaya untuk memberikan alternatif pilihan layanan kepada pelanggan, namun terkendala beberapa hal seperti persaingan yang tidak sehat.
"Kami amat prihatin atas dinamika pasar ini, yang menyebabkan pasar di luar Jawa tidak berkembang dan terjadi situasi monopolistik di pasar," ujar dia.
Sementara itu, testimoni yang spesifik menyebut nama operator lain, Indosat Ooredoo memutuskan telah menariknya.
"Kami berharap pemerintah melakukan penegakan regulasi terhadap situasi monopolistik ini agar mewujudkan persaingan usaha yang sehat sehingga masyarakat bisa menikmati layanan komunikasi dan akses informasi untuk peningkatan kualitas masyarakat dan perekonomian nasional," tutup Deva.
(Kemas Irawan Nurrachman)