Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Toyota Indonesia Kirim 6 Ribu Fortuner ke Mancanegara

Santo Evren Sirait , Jurnalis-Kamis, 26 Mei 2016 |17:12 WIB
Toyota Indonesia Kirim 6 Ribu Fortuner ke Mancanegara
Toyota all new Fortuner (Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Sebanyak 6 ribu Toyota all new Fortuner telah diekspor ke mancanegara sepanjang April 2016. Hal ini sekaligus menjadikan Fortuner sebagai kendaraan yang paling banyak diekspor. Fortuner yang diekspor merupakan hasil produksi dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang I.

Filipina menjadi negara importir terbesar Fortuner di tahun ini. Tercatat 74 persen volume ekspor Fortuner ditujukan untuk konsumen di sana. Selebihnya, dikirim ke negara-negara di kawasan Timur Tengah, Amerika Latin, dan Karibia.

“Respons konsumen mancanegara maupun dalam negeri sangat positif terhadap Fortuner generasi baru ini sehingga memicu kami untuk semakin kompetitif dan berdaya saing tinggi. Semoga upaya kami yang dibarengi dengan membangun kerjasama yang baik dengan industri automotif hilir hingga hulu dapat mendukung posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor di Asia-Pasifik,” ujar Warih Andang Tjahjono, wakil presiden direktur TMMIN.

Di samping Fortuner, Kijang Innova dan Vios juga memberikan kontribusi pada kinerja ekspor masing-masing sebesar 2 ribu dan 3 ribu unit. Model lainnya adalah Yaris, Avanza, Agya, Rush, dan Lite Ace/Town Lite yang menyumbangkan volume sebesar 5.900 unit.

Pada model Kijang Innova dan Vios, Arab Saudi merupakan negara importir terbesar dengan porsi masing-masing 84 dan 85 persen dari total volume ekspor kedua jenis kendaraan tersebut. Selain ke Saudi, Kijang Innova juga dikirim ke negara-negara di Asia, Amerika Latin, dan Karibia. Sedangkan Vios ke negara-negara di Asia.

Secara keseluruhan volume ekspor kendaraan bermerek Toyota pada April 2016 sebanyak 16.900 unit. Angka ini naik 6 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu dengan volume berjumlah 15.900 unit.

“Upaya peningkatan daya saing produk automotif Indonesia ini tidak dapat diraih tanpa dukungan pemasok lokal yang berkontribusi besar pada peningkatan rasio kandungan dalam negeri. TMMIN sebagai produsen automotif yang berorientasi global ingin terus mengembangkan potensi pemasok lokal sebagai bagian penting rantai suplai operasi produksi sehingga secara bersama-sama dapat menggerakkan bong industri automotif Indonesia menuju kemandirian yang berkelanjutan,” tutup I Made Dana Tangkas, direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement