Contohnya saja, lanjut Ade, saat bermain game tiba-tiba nge-lag problem gara-gara internet lemot. Apabila demikian, menurutnya, enggak berkembang dunia dalam konten game di e-sport ini.
"Kalau internetnya sudah kuat (kencang), tetapi mereka menggunakan internet biasa, harus dikembangkan kontennya kan banyak, salah satu konten yang berkualitas dan positif yaitu game online dan di e-sport ini. Enggak hanya sifatnya sosial media dan pertukaran data lainnya, chat, ataupun e-commerce dan lain-lain," terangnya.
Ade menyebutkan, saat bermain game kecepatan internet sendiri dibutuhkan minimal 10 Mbps. "MNC Play Media telah mencapai kecepatan 200 Mbps dan sebenarnya malah akan diluncurkan sampai 1 GB," tambahnya.
"Sebenarnya broadband kabel fiber optik yang kita bangun bisa bertahan sampai 20 tahun ke depan, enggak hanya bertahan sampai 1 GB, tetapi kita sudah siap sampai 10 GB, jadi sudah enak saja kalau ada MNC Play Media di area perumahan kita," tandasnya.
(Ahmad Luthfi)