JAKARTA - Puncak Hari Kebangkitan Nasional (Hakteknas) 2015 dihadiri oleh beberapa tokoh di antaranya mantan Presiden RI BJ Habibie dan putra sulungnya, Ilham Habibie.
Menurut Ilham, Indonesia dapat menerapkan teknologi dalam sebuah produk bukan hanya di universitas atau laboratorium, akan tetapi juga dapat dirasakan alias diterapkan.
"Penerapan itu harus ada industri dan bersama-sama mengembangkan sesuatu yang berkembang di pasar," kata Ilham Habibie di Jakarta, Senin (10/8/2015).
Harus dikerjakan bersama dikarenakan ada tiga hal yang harus bersinergi yaitu inventor, investor, dan inovator, sehingga menghasilkan incubator (wadahnya).
"Inventor, investor, dan inovator itu harus dipertemukan karena tidak semua inovator/ inventor memiliki dana, dan kebalikannya," tambah Ilham yang saat itu menggunakan batik.
Seperti diketahui, Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) diperingati untuk mengenang pesawat canggih karya anak bangsa, N250 Gatotkaca. Akan tetapi pesawat tersebut tak jadi dipasarkan saat itu.
"Kalau pesawat N250 Gatotkaca dapat dikomersilkan saat itu, bisa dibayangkan Indonesia bagaimana saat ini," tutup Ilham.
(Kemas Irawan Nurrachman)